Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNUSIDA Lolos Pendanaan P2MW 2026 Melalui Inovasi Usaha “Warisan Gayam"

Sidoarjo, 25 Mei 2026 — Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Tim mahasiswa Fakultas Ekonomi berhasil lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 melalui proposal usaha berjudul “WARISAN GAYAM Penambahan Nilai Jual Buah Gayam dengan Inovasi Keripik Gayam”. Tim ini terdiri atas Rahadiani Cecilia Atori, Mochamad Usman Sufi, Nuril Izzah Dwi Putri Elyansyah, Angela Nayya Azzahra, dan Vinna Gayuh Asih dengan pendampingan dari Bapak Achmad Wicaksono, S.Ak., M.Ak. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Ekonomi tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga mampu menciptakan inovasi usaha yang memiliki potensi ekonomi dan dampak sosial bagi masyarakat. Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) merupakan program nasional yang bertujuan mendorong lahirnya wirausaha muda dari kalangan mahasiswa melalui pembinaan, pendampingan, serta dukungan pendanaan untuk pengembangan usaha yang inovatif dan berkelanjutan.

Proposal yang berhasil lolos tersebut mengangkat usaha “Warisan Gayam”, yaitu produk makanan ringan berupa keripik gayam yang diolah dari buah gayam sebagai salah satu tanaman lokal Indonesia yang saat ini mulai jarang dikenal masyarakat. Tim mahasiswa melihat bahwa selama ini buah gayam memiliki potensi yang besar, namun pemanfaatannya masih terbatas dan belum memiliki nilai jual yang optimal. Berangkat dari kondisi tersebut, mereka menghadirkan inovasi berupa keripik gayam yang dikemas secara modern tanpa meninggalkan cita rasa khasnya. Melalui usaha ini, tim tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga memiliki tujuan untuk melestarikan tanaman lokal, memperkenalkan kembali pangan tradisional kepada generasi muda, serta meningkatkan nilai ekonomi buah gayam yang selama ini kurang dimanfaatkan secara maksimal. Selain itu, usaha ini diharapkan mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Dalam pengelolaan usaha, setiap anggota tim memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda sesuai bidang keahliannya. Mochamad Usman Sufi bertanggung jawab pada manajemen produksi dan memastikan seluruh proses produksi berjalan secara efektif serta sesuai standar. Rahadiani Cecilia Atori berperan dalam desain komunikasi visual yang mencakup pembuatan logo, desain kemasan, dan berbagai materi promosi agar produk memiliki identitas yang kuat dan menarik perhatian konsumen. Vinna Gayuh Asih bertugas sebagai customer service yang menangani komunikasi dengan pelanggan, sedangkan Nuril Izzah Dwi Putri Elyansyah bertanggung jawab pada bidang pemasaran untuk memperluas jangkauan pasar baik secara online maupun offline. Sementara itu, Angela Nayya Azzahra mengelola aspek keuangan usaha mulai dari pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan sederhana. Pembagian tugas tersebut menunjukkan bahwa tim telah memiliki struktur organisasi yang jelas sehingga mampu mendukung pengembangan usaha secara profesional sejak tahap awal. Kolaborasi antaranggota menjadi salah satu kekuatan utama yang mendukung keberhasilan proposal Warisan Gayam dalam bersaing pada seleksi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha tahun ini.

Produk Warisan Gayam memiliki berbagai keunggulan yang menjadi nilai tambah dibandingkan produk sejenis. Selain menggunakan bahan baku yang unik dan relatif jarang diolah menjadi camilan modern, produk ini juga menawarkan inovasi rasa yang lebih menarik bagi konsumen masa kini. Jika sebagian besar keripik gayam di pasaran hanya tersedia dalam rasa original, Warisan Gayam menghadirkan varian rasa pedas manis yang menjadi daya tarik tersendiri. Tim juga menerapkan standar produksi yang memperhatikan kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan dengan mengacu pada prinsip Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPOB). Dari sisi pemasaran, Warisan Gayam memanfaatkan berbagai platform digital seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan marketplace untuk memperluas jangkauan pasar. Melalui dukungan Program P2MW, tim berencana melakukan pengembangan produk, pembaruan kemasan, peningkatan promosi digital, pengurusan sertifikasi halal, serta perizinan usaha agar produk dapat semakin dipercaya dan diterima oleh masyarakat luas. Berbagai strategi tersebut menunjukkan keseriusan tim dalam membangun usaha yang tidak hanya bertahan dalam jangka pendek, tetapi juga mampu berkembang secara berkelanjutan.

Keberhasilan lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha menjadi capaian yang sangat membanggakan bagi Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata melalui pengembangan usaha yang inovatif dan berdaya saing. Fakultas Ekonomi UNUSIDA memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota tim dan dosen pendamping atas kerja keras, kreativitas, serta dedikasi yang telah ditunjukkan selama proses penyusunan proposal hingga berhasil lolos seleksi nasional. Melalui pencapaian ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk mengembangkan ide bisnis berbasis potensi lokal dan mengikuti berbagai program kewirausahaan yang dapat mendukung pengembangan kompetensi mereka. Warisan Gayam diharapkan tidak hanya menjadi usaha yang sukses secara bisnis, tetapi juga mampu menjadi simbol semangat inovasi mahasiswa Fakultas Ekonomi UNUSIDA dalam menciptakan solusi kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat, melestarikan kekayaan pangan lokal Indonesia, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.