Entries by data ekonomi

Pelatihan Dasar Wirausaha Baru Kabupaten Sidoarjo: Membangun UMKM Tangguh dan Berdaya Saing Bersama FE UNUSIDA

Pelatihan Dasar Wirausaha Baru Kabupaten Sidoarjo: Membangun UMKM Tangguh dan Berdaya Saing Bersama FE UNUSIDA

Sidoarjo, 24–25 Juli 2026 — Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Dasar bagi Wirausaha Baru Kabupaten Sidoarjo yang bertempat di Lantai 3 Kampus 2 Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan mental kewirausahaan yang kuat. Pelatihan diikuti oleh para pelaku usaha mikro dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo yang sedang merintis maupun mengembangkan usahanya. Kehadiran para peserta menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program pengembangan kewirausahaan yang diharapkan mampu menjadi bekal dalam menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin kompetitif. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Kegiatan pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai kewirausahaan, mulai dari membangun pola pikir seorang pengusaha, mengenali peluang usaha, hingga menyusun strategi pengembangan bisnis yang efektif. Para peserta mendapatkan berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha saat ini, termasuk pengelolaan usaha mikro, pemasaran digital, pengelolaan keuangan sederhana, pelayanan pelanggan, hingga pentingnya legalitas usaha. Narasumber yang hadir berasal dari kalangan akademisi, praktisi bisnis, dan pendamping UMKM yang memiliki pengalaman dalam pengembangan usaha mikro dan kecil. Melalui penyampaian materi yang interaktif dan berbasis pengalaman nyata, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis tetapi juga wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam menjalankan usaha mereka. Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam membantu para wirausaha baru memahami berbagai aspek yang dibutuhkan untuk membangun usaha yang sehat, terencana, dan memiliki daya saing di tengah perkembangan ekonomi yang terus berubah.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi, studi kasus, dan sesi berbagi pengalaman yang memungkinkan peserta untuk belajar dari berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha lainnya. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan komunikatif karena peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha, mulai dari keterbatasan modal, pemasaran produk, pengelolaan sumber daya, hingga strategi menghadapi persaingan pasar. Para narasumber memberikan berbagai solusi dan rekomendasi yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi usaha masing-masing peserta. Interaksi yang terjalin selama kegiatan menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendorong peserta untuk saling bertukar pengalaman serta membangun jaringan usaha. Bagi banyak peserta, pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana memperoleh ilmu baru, tetapi juga menjadi momentum untuk memperluas relasi dan memperkuat semangat dalam mengembangkan usaha yang mereka jalankan.

Sebagai mitra pelaksana kegiatan, Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo turut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan pelatihan. Keterlibatan perguruan tinggi dalam program ini menunjukkan peran aktif dunia akademik dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Fakultas Ekonomi UNUSIDA berupaya menghadirkan kontribusi nyata melalui transfer pengetahuan dan pendampingan kepada pelaku usaha. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan fasilitas yang dimiliki kampus, termasuk ruang pelatihan yang representatif di Lantai 3 Kampus 2 UNUSIDA, peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman dan kondusif. Sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program pengembangan UMKM di masa mendatang.

Melalui pelaksanaan Pelatihan Dasar bagi Wirausaha Baru Kabupaten Sidoarjo, diharapkan para peserta mampu meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan bisnis, serta memiliki kepercayaan diri yang lebih kuat dalam mengelola dan mengembangkan usaha mereka. Program ini menjadi salah satu upaya konkret dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan, para peserta diharapkan mampu menghadirkan produk dan layanan yang lebih berkualitas, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing usaha di tengah perkembangan ekonomi digital. Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah. Dengan semangat belajar dan berinovasi yang ditunjukkan para peserta, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mampu memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Sidoarjo.

Seminar Nasional HIMA Prodi Manajemen FE UNUSIDA: Menavigasi Ketidakpastian Ekonomi Global di Era Ketegangan Geopolitik

Seminar Nasional HIMA Prodi Manajemen FE UNUSIDA: Menavigasi Ketidakpastian Ekonomi Global di Era Ketegangan Geopolitik

Sidoarjo, 4 Juni 2026 — Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional dengan tema “Menavigasi Ketidakpastian Ekonomi Global di Era Ketegangan Geopolitik”. Kegiatan ini menjadi wadah akademik bagi mahasiswa untuk memahami berbagai dinamika ekonomi global yang saat ini dipengaruhi oleh konflik geopolitik, perubahan kebijakan perdagangan internasional, ketidakstabilan pasar keuangan, serta tantangan ekonomi yang dirasakan hampir di seluruh negara. Seminar yang berlangsung dengan penuh antusias ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan peserta dari berbagai kalangan yang ingin memperluas wawasan mengenai kondisi ekonomi global serta strategi yang dapat diterapkan dalam menghadapi berbagai ketidakpastian yang terjadi saat ini. Melalui kegiatan ini, HIMA Manajemen FE UNUSIDA menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan forum ilmiah yang relevan dengan perkembangan isu ekonomi kontemporer sekaligus memberikan ruang diskusi yang konstruktif bagi generasi muda.

Pemateri pertama dalam seminar ini adalah Bapak Dipo Satria Ramli, S.E., M.E., selaku Ekonom CORE Indonesia. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa kondisi perekonomian global saat ini menghadapi berbagai tekanan yang dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi di sejumlah negara, serta meningkatnya ketidakpastian pasar internasional. Beliau menyampaikan bahwa Indonesia memang belum berada dalam kondisi krisis ekonomi, namun terdapat sejumlah indikator yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti pelemahan nilai tukar rupiah, risiko inflasi yang berasal dari luar negeri (imported inflation), serta ruang fiskal pemerintah yang semakin terbatas. Selain itu, beliau juga menyoroti tantangan pada sektor manufaktur, investasi, dan ketenagakerjaan yang perlu diantisipasi secara serius agar tidak berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut beliau, tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini bukan hanya persoalan angka-angka ekonomi, melainkan bagaimana menjaga kepercayaan masyarakat, pelaku usaha, dan investor terhadap arah kebijakan ekonomi nasional di tengah situasi global yang tidak menentu. Pemaparan tersebut memberikan gambaran yang komprehensif kepada peserta mengenai kondisi ekonomi global dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia.

Pada sesi kedua, materi disampaikan oleh Ibu Editha, S.E., M.M., selaku Dosen Program Studi Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Dalam paparannya, beliau mengangkat tema mengenai Social Branding sebagai Strategi Adaptif dalam Menunjang Perekonomian di Era Digital. Beliau menjelaskan bahwa di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, kemampuan membangun citra diri maupun citra usaha melalui media digital menjadi salah satu modal penting untuk menciptakan peluang ekonomi baru. Menurut beliau, social branding bukan hanya sekadar membangun popularitas di media sosial, tetapi juga merupakan upaya membangun kepercayaan, kredibilitas, serta nilai yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Mahasiswa sebagai generasi muda dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif dengan membangun identitas profesional yang kuat dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun dunia usaha. Beliau juga menekankan bahwa kemampuan membangun branding yang baik dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing individu maupun organisasi dalam menghadapi perubahan ekonomi yang semakin dinamis.

Kegiatan seminar berlangsung semakin menarik ketika memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta terlihat sangat antusias dalam mengajukan berbagai pertanyaan kepada kedua narasumber. Pertanyaan yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan dampak ketegangan geopolitik terhadap perekonomian Indonesia, tetapi juga mengenai peluang karier bagi lulusan perguruan tinggi, strategi menghadapi persaingan dunia kerja, serta cara membangun personal branding yang efektif di era digital. Kedua narasumber memberikan jawaban yang komprehensif dan aplikatif sehingga peserta dapat memahami hubungan antara kondisi ekonomi makro dengan langkah-langkah yang dapat dilakukan secara individu. Diskusi yang berlangsung menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepedulian yang tinggi terhadap perkembangan ekonomi global dan menyadari pentingnya mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan masa depan. Interaksi yang aktif antara narasumber dan peserta juga menciptakan suasana seminar yang hidup dan penuh semangat akademik.

Melalui pelaksanaan Seminar Nasional bertema “Menavigasi Ketidakpastian Ekonomi Global di Era Ketegangan Geopolitik”, Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo berharap dapat meningkatkan literasi ekonomi, kemampuan analisis, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi perubahan global yang terus berkembang. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya perlu memahami teori yang diperoleh di ruang perkuliahan, tetapi juga harus mampu mengaitkannya dengan kondisi nyata yang terjadi di masyarakat dan dunia internasional. Dengan menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi ekonomi dan akademisi, seminar ini memberikan perspektif yang berimbang antara kondisi ekonomi makro dan strategi pengembangan diri di era digital. Diharapkan ilmu dan wawasan yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal dalam menghadapi dunia kerja, mengembangkan usaha, serta menciptakan inovasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi Indonesia di masa mendatang.

Kolaborasi Mahasiswa Teknik Industri dan Fakultas Ekonomi UNUSIDA Lolos Pendanaan P2MW 2026 melalui Inovasi Usaha Vorluxa Multicare

Kolaborasi Mahasiswa Teknik Industri dan Fakultas Ekonomi UNUSIDA Lolos Pendanaan P2MW 2026 melalui Inovasi Usaha Vorluxa Multicare

Sidoarjo, 25 Mei 2026 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Tim kolaborasi mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri dan Fakultas Ekonomi berhasil lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 melalui proposal usaha bertajuk Vorluxa Multicare, sebuah inovasi produk pembersih multifungsi berbasis foam brush cleaner yang dirancang untuk membersihkan berbagai perlengkapan personal seperti sepatu, helm, tas, dan topi tanpa memerlukan proses pembilasan air. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sinergi lintas disiplin ilmu mampu menghasilkan inovasi usaha yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan produk praktis, efisien, dan mudah digunakan. Tim pengusul terdiri dari Nur Syaifullah Yusufal Ichwan dari Teknik Industri sebagai ketua tim, Fahimatus Sania dari Akuntansi, Ananda Trivena Saputri dari Manajemen, serta M. Fathir Firmansyah dari Manajemen yang bersama-sama mengembangkan usaha tersebut dengan menggabungkan kompetensi di bidang produksi, keuangan, pemasaran, dan digital marketing. Struktur tim dibentuk melalui kolaborasi lintas program studi guna mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha secara profesional.

Lahirnya Vorluxa Multicare berawal dari hasil observasi tim terhadap tingginya mobilitas masyarakat, khususnya mahasiswa, pekerja, dan pengguna kendaraan roda dua yang setiap hari menggunakan perlengkapan seperti sepatu, helm, tas, dan topi. Kondisi lingkungan yang dipenuhi debu, polusi, serta aktivitas yang padat menyebabkan perlengkapan tersebut mudah kotor dan memerlukan perawatan rutin. Namun, banyak masyarakat mengalami keterbatasan waktu untuk melakukan pembersihan secara optimal. Di sisi lain, sebagian besar produk pembersih yang tersedia di pasaran masih berfokus pada satu jenis barang dan membutuhkan proses pembilasan yang cukup merepotkan. Berangkat dari kondisi tersebut, tim mahasiswa UNUSIDA menghadirkan Vorluxa Multicare sebagai solusi pembersih multifungsi yang menggunakan teknologi no-rinse foam cleaner sehingga dapat digunakan tanpa air bilasan. Produk ini diformulasikan dengan pH seimbang pada rentang 6–7 sehingga aman digunakan pada berbagai jenis material seperti kain, kulit sintetis, dan permukaan helm. Selain itu, produk juga dilengkapi agen antibakteri ringan yang membantu mengurangi bakteri penyebab bau, menjadikannya lebih unggul dibandingkan produk pembersih konvensional yang masih tersegmentasi pada fungsi tertentu.

Dalam pengembangannya, setiap anggota tim memiliki tanggung jawab yang berbeda sesuai kompetensinya. Nur Syaifullah Yusufal Ichwan sebagai mahasiswa Teknik Industri bertanggung jawab dalam pengembangan produk, formulasi, proses produksi, kontrol kualitas, serta pengembangan inovasi usaha. Fahimatus Sania dari Program Studi Akuntansi mengelola seluruh aspek keuangan usaha, mulai dari pencatatan arus kas, pengelolaan modal, hingga penyusunan laporan keuangan. Sementara itu, Ananda Trivena Saputri dari Program Studi Manajemen bertugas merancang strategi pemasaran, mengelola penjualan melalui marketplace, dan memperluas jaringan pemasaran. Adapun M. Fathir Firmansyah bertanggung jawab pada pengembangan konten promosi, desain visual, serta pemasaran digital melalui berbagai platform media sosial. Kolaborasi lintas keilmuan tersebut menjadi salah satu kekuatan utama Vorluxa Multicare karena memungkinkan setiap aspek usaha dikelola secara lebih terstruktur dan profesional. Tidak hanya fokus pada pengembangan produk, tim juga telah menyusun strategi pemasaran digital melalui Instagram, TikTok, Shopee, dan WhatsApp guna memperluas jangkauan pasar sekaligus membangun kesadaran merek di kalangan konsumen muda.

Keunggulan Vorluxa Multicare terletak pada kemampuannya membersihkan empat jenis perlengkapan sekaligus dalam satu produk, yaitu sepatu, helm, tas, dan topi. Produk ini dirancang menggunakan sistem foam cleaner yang telah dilengkapi sikat aplikator pada kemasan sehingga pengguna tidak memerlukan alat tambahan saat membersihkan perlengkapan mereka. Selain itu, produk juga dilengkapi lap microfiber sebagai pendukung proses pembersihan sehingga memberikan pengalaman penggunaan yang lebih praktis. Tim juga telah menyusun roadmap pengembangan usaha secara bertahap mulai dari validasi produk, penguatan branding, pengurusan legalitas usaha, pengembangan produk pendukung berupa parfum deodorizer, hingga ekspansi pasar nasional melalui berbagai kanal distribusi. Dengan dukungan pendanaan P2MW, usaha ini ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat pemasaran digital, memperluas jaringan reseller, serta mengembangkan inovasi produk yang lebih berkelanjutan. Melalui pendekatan tersebut, Vorluxa Multicare diharapkan dapat berkembang tidak hanya sebagai produk pembersih, tetapi juga sebagai ekosistem bisnis perawatan perlengkapan personal yang terintegrasi.

Keberhasilan lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha Tahun 2026 menjadi capaian yang membanggakan bagi Fakultas Teknik dan Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam inovasi usaha yang memiliki potensi pasar dan nilai kebermanfaatan yang tinggi bagi masyarakat. Melalui program P2MW, tim Vorluxa Multicare akan memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pembinaan, pendampingan, serta dukungan pendanaan guna mengembangkan usaha ke tahap yang lebih besar. Fakultas Teknik dan Fakultas Ekonomi UNUSIDA memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi tim mahasiswa yang telah berhasil membawa nama baik universitas di tingkat nasional. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, mengembangkan jiwa kewirausahaan, serta menciptakan solusi kreatif yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan dunia usaha. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Vorluxa Multicare diharapkan mampu berkembang menjadi produk unggulan mahasiswa UNUSIDA sekaligus menjadi contoh nyata keberhasilan integrasi antara ilmu teknik, manajemen, dan akuntansi dalam membangun usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNUSIDA Lolos Pendanaan P2MW 2026 Melalui Inovasi Usaha “Warisan Gayam”

Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNUSIDA Lolos Pendanaan P2MW 2026 Melalui Inovasi Usaha “Warisan Gayam"

Sidoarjo, 25 Mei 2026 — Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Tim mahasiswa Fakultas Ekonomi berhasil lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 melalui proposal usaha berjudul “WARISAN GAYAM Penambahan Nilai Jual Buah Gayam dengan Inovasi Keripik Gayam”. Tim ini terdiri atas Rahadiani Cecilia Atori, Mochamad Usman Sufi, Nuril Izzah Dwi Putri Elyansyah, Angela Nayya Azzahra, dan Vinna Gayuh Asih dengan pendampingan dari Bapak Achmad Wicaksono, S.Ak., M.Ak. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Ekonomi tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga mampu menciptakan inovasi usaha yang memiliki potensi ekonomi dan dampak sosial bagi masyarakat. Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) merupakan program nasional yang bertujuan mendorong lahirnya wirausaha muda dari kalangan mahasiswa melalui pembinaan, pendampingan, serta dukungan pendanaan untuk pengembangan usaha yang inovatif dan berkelanjutan.

Proposal yang berhasil lolos tersebut mengangkat usaha “Warisan Gayam”, yaitu produk makanan ringan berupa keripik gayam yang diolah dari buah gayam sebagai salah satu tanaman lokal Indonesia yang saat ini mulai jarang dikenal masyarakat. Tim mahasiswa melihat bahwa selama ini buah gayam memiliki potensi yang besar, namun pemanfaatannya masih terbatas dan belum memiliki nilai jual yang optimal. Berangkat dari kondisi tersebut, mereka menghadirkan inovasi berupa keripik gayam yang dikemas secara modern tanpa meninggalkan cita rasa khasnya. Melalui usaha ini, tim tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga memiliki tujuan untuk melestarikan tanaman lokal, memperkenalkan kembali pangan tradisional kepada generasi muda, serta meningkatkan nilai ekonomi buah gayam yang selama ini kurang dimanfaatkan secara maksimal. Selain itu, usaha ini diharapkan mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Dalam pengelolaan usaha, setiap anggota tim memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda sesuai bidang keahliannya. Mochamad Usman Sufi bertanggung jawab pada manajemen produksi dan memastikan seluruh proses produksi berjalan secara efektif serta sesuai standar. Rahadiani Cecilia Atori berperan dalam desain komunikasi visual yang mencakup pembuatan logo, desain kemasan, dan berbagai materi promosi agar produk memiliki identitas yang kuat dan menarik perhatian konsumen. Vinna Gayuh Asih bertugas sebagai customer service yang menangani komunikasi dengan pelanggan, sedangkan Nuril Izzah Dwi Putri Elyansyah bertanggung jawab pada bidang pemasaran untuk memperluas jangkauan pasar baik secara online maupun offline. Sementara itu, Angela Nayya Azzahra mengelola aspek keuangan usaha mulai dari pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan sederhana. Pembagian tugas tersebut menunjukkan bahwa tim telah memiliki struktur organisasi yang jelas sehingga mampu mendukung pengembangan usaha secara profesional sejak tahap awal. Kolaborasi antaranggota menjadi salah satu kekuatan utama yang mendukung keberhasilan proposal Warisan Gayam dalam bersaing pada seleksi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha tahun ini.

Produk Warisan Gayam memiliki berbagai keunggulan yang menjadi nilai tambah dibandingkan produk sejenis. Selain menggunakan bahan baku yang unik dan relatif jarang diolah menjadi camilan modern, produk ini juga menawarkan inovasi rasa yang lebih menarik bagi konsumen masa kini. Jika sebagian besar keripik gayam di pasaran hanya tersedia dalam rasa original, Warisan Gayam menghadirkan varian rasa pedas manis yang menjadi daya tarik tersendiri. Tim juga menerapkan standar produksi yang memperhatikan kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan dengan mengacu pada prinsip Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPOB). Dari sisi pemasaran, Warisan Gayam memanfaatkan berbagai platform digital seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan marketplace untuk memperluas jangkauan pasar. Melalui dukungan Program P2MW, tim berencana melakukan pengembangan produk, pembaruan kemasan, peningkatan promosi digital, pengurusan sertifikasi halal, serta perizinan usaha agar produk dapat semakin dipercaya dan diterima oleh masyarakat luas. Berbagai strategi tersebut menunjukkan keseriusan tim dalam membangun usaha yang tidak hanya bertahan dalam jangka pendek, tetapi juga mampu berkembang secara berkelanjutan.

Keberhasilan lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha menjadi capaian yang sangat membanggakan bagi Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata melalui pengembangan usaha yang inovatif dan berdaya saing. Fakultas Ekonomi UNUSIDA memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota tim dan dosen pendamping atas kerja keras, kreativitas, serta dedikasi yang telah ditunjukkan selama proses penyusunan proposal hingga berhasil lolos seleksi nasional. Melalui pencapaian ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk mengembangkan ide bisnis berbasis potensi lokal dan mengikuti berbagai program kewirausahaan yang dapat mendukung pengembangan kompetensi mereka. Warisan Gayam diharapkan tidak hanya menjadi usaha yang sukses secara bisnis, tetapi juga mampu menjadi simbol semangat inovasi mahasiswa Fakultas Ekonomi UNUSIDA dalam menciptakan solusi kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat, melestarikan kekayaan pangan lokal Indonesia, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNUSIDA Gelar Sidang Skripsi Mahasiswa Tingkat Akhir

Program Studi Manajemen FE UNUSIDA Gelar Sidang Skripsi Mahasiswa Tingkat Akhir

Sidoarjo, 20 Mei 2026 — Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo kembali melaksanakan kegiatan sidang skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir sebagai salah satu tahapan akademik dalam menyelesaikan pendidikan jenjang sarjana. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Fakultas Ekonomi UNUSIDA dengan suasana yang tertib, kondusif, dan penuh semangat akademik. Sidang skripsi diikuti oleh mahasiswa yang telah menyelesaikan proses penelitian serta penyusunan tugas akhir sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku. Pelaksanaan sidang skripsi menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di perguruan tinggi karena melalui kegiatan ini mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir. Selain itu, sidang skripsi juga menjadi sarana evaluasi terhadap kemampuan mahasiswa dalam memahami teori, melakukan penelitian, mengolah data, hingga menyusun kesimpulan berdasarkan kajian ilmiah yang telah dilakukan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dosen penguji dan dosen pembimbing. Adapun proses pengujian dilakukan oleh beberapa dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang penelitian mahasiswa. Para dosen penguji memberikan berbagai pertanyaan, evaluasi, kritik, serta saran konstruktif guna menyempurnakan hasil penelitian yang telah disusun mahasiswa. Berbagai aspek menjadi perhatian dalam proses sidang skripsi, mulai dari ketepatan pemilihan topik penelitian, kesesuaian teori yang digunakan, metode penelitian, teknik pengumpulan data, hingga hasil analisis dan kesimpulan yang diperoleh. Proses ini dilakukan secara objektif dan profesional sebagai bentuk komitmen Program Studi Manajemen dalam menjaga kualitas akademik dan mutu lulusan.

Topik penelitian yang dipresentasikan mahasiswa cukup beragam dan relevan dengan perkembangan dunia bisnis serta fenomena yang terjadi di masyarakat saat ini. Beberapa mahasiswa mengangkat tema mengenai strategi pemasaran digital, perilaku konsumen, manajemen sumber daya manusia, pengelolaan keuangan usaha, loyalitas pelanggan, hingga pengembangan bisnis berbasis teknologi digital. Hal tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menghubungkan teori yang dipelajari selama perkuliahan dengan kondisi nyata yang terjadi di lapangan. Suasana sidang berlangsung dengan serius namun tetap kondusif. Mahasiswa terlihat mempersiapkan diri dengan baik dalam mempresentasikan hasil penelitian mereka. Dengan penuh percaya diri, mahasiswa menjelaskan latar belakang penelitian, tujuan penelitian, metode yang digunakan, serta hasil penelitian yang telah diperoleh. Di sisi lain, dosen penguji memberikan tanggapan dan pertanyaan yang bertujuan untuk menggali pemahaman mahasiswa terhadap penelitian yang telah dilakukan.

Tidak hanya menjadi proses evaluasi akademik, sidang skripsi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam melatih kemampuan komunikasi ilmiah, berpikir kritis, serta mempertanggungjawabkan hasil penelitian di depan forum akademik. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika nantinya memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang mendukung perkembangan kompetensi mahasiswa. Salah satu bentuk upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan sidang skripsi yang dilaksanakan secara tertib, profesional, dan sesuai dengan standar akademik perguruan tinggi. Dengan adanya proses pengujian yang baik, diharapkan mahasiswa dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta memiliki manfaat bagi dunia pendidikan maupun dunia usaha. Kegiatan sidang skripsi ini juga menjadi bentuk nyata komitmen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Melalui proses penelitian yang dilakukan mahasiswa, diharapkan lahir berbagai ide, inovasi, dan solusi yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ilmu manajemen dan dunia bisnis.

Bagi mahasiswa tingkat akhir, sidang skripsi menjadi salah satu momen yang penuh perjuangan dan harapan. Setelah melewati proses panjang mulai dari penyusunan proposal, seminar proposal, penelitian lapangan, bimbingan dengan dosen pembimbing, revisi, hingga tahap pengujian, sidang skripsi menjadi langkah akhir menuju kelulusan. Oleh karena itu, tidak sedikit mahasiswa yang merasa haru dan bangga karena berhasil menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik mereka.

Selama kegiatan berlangsung, dosen penguji dan dosen pembimbing juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus mengembangkan kemampuan dan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan sarjana. Mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, maupun lingkungan kerja di masa mendatang. Pelaksanaan sidang skripsi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo berjalan dengan lancar hingga akhir kegiatan. Seluruh mahasiswa mengikuti proses sidang dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Fakultas Ekonomi UNUSIDA terus berkomitmen menjaga kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, profesionalisme, serta nilai-nilai keislaman yang kuat.

Melalui terselenggaranya kegiatan sidang skripsi ini, Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo berharap mahasiswa dapat terus berkembang menjadi generasi yang mampu bersaing di dunia kerja, memiliki kemampuan analisis yang baik, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan masyarakat.

HIMAKSI UNUSIDA NGOPAK: Ngobrol Pajak tentang Sistem Coretax dalam Tax Goes To Campus Bersama KPP Pratama Sidoarjo Utara

HIMAKSI UNUSIDA NGOPAK: Ngobrol Pajak tentang Sistem Coretax dalam Tax Goes To Campus Bersama KPP Pratama Sidoarjo Utara

Sidoarjo, 7 Mei 2026 — Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo bekerja sama dengan KPP Pratama Sidoarjo Utara sukses menyelenggarakan kegiatan Tax Goes To Campus bertajuk “NGOPAK (Ngobrol Pajak)” dengan tema Implementasi Sistem Perpajakan Baru: Coretax. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait perkembangan sistem perpajakan di Indonesia, khususnya mengenai penerapan Coretax yang saat ini menjadi bagian penting dalam transformasi administrasi perpajakan nasional. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi, dosen, serta peserta dari berbagai kalangan akademik. Acara ini menjadi wadah edukatif sekaligus diskusi interaktif mengenai perubahan sistem perpajakan modern yang berbasis digital dan terintegrasi.

Dalam kegiatan tersebut, sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Bidang Pelayanan KPP Pratama Sidoarjo Utara, yaitu Bapak Ricardus Patmodjo Hernugroho, Kepala Bidang Pelayanan KPP Pratama Sidoarjo Utara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kesiapan generasi muda, khususnya mahasiswa akuntansi, dalam memahami perkembangan sistem perpajakan digital yang terus berkembang. Beliau juga menekankan bahwa implementasi Coretax menjadi langkah besar Direktorat Jenderal Pajak dalam meningkatkan efektivitas pelayanan, pengawasan, dan administrasi perpajakan di Indonesia. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Chairil Anwar, S.P., M.Ak. Ketua Tax Center Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Beliau menyampaikan apresiasi kepada Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi atas terselenggaranya kegiatan NGOPAK sebagai media edukasi yang relevan dengan perkembangan dunia perpajakan saat ini. Menurut beliau, mahasiswa akuntansi perlu memahami sistem perpajakan terbaru agar memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja maupun praktik profesional di masa mendatang.

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, Ibu Muhafidah Novi, S.E., M.M, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, turut memberikan sambutan dan motivasi kepada seluruh peserta. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan akademik seperti Tax Goes To Campus merupakan bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah dalam meningkatkan literasi perpajakan mahasiswa. Selain itu, beliau berharap kegiatan ini mampu memperluas wawasan mahasiswa terkait perkembangan teknologi dan sistem administrasi perpajakan yang semakin modern. Kegiatan NGOPAK secara resmi dibuka oleh Bapak Ali Masykuri, M. Pd I. Wakil Rektor III Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang bersifat edukatif dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Beliau juga mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menghadirkan forum diskusi yang membahas isu aktual di bidang perpajakan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Dian Fahriani, S.E., M. SA. Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, beserta jajaran Program Studi Akuntansi yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan acara dan mendampingi jalannya kegiatan hingga selesai. Kehadiran para dosen serta civitas akademika Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo semakin menambah semarak dan nilai akademik dalam kegiatan Tax Goes To Campus “NGOPAK” tersebut.

Pada sesi inti acara, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Ibu Devi Damasantik, S. M. pemateri pertama, dan Bapak Antonius Atet Wiyono, S. E., M.M.  pemateri kedua. Kedua pemateri menjelaskan berbagai hal terkait implementasi sistem Coretax, mulai dari latar belakang pembentukan sistem, fungsi dan manfaat Coretax, hingga dampaknya terhadap administrasi perpajakan di Indonesia. Materi disampaikan secara interaktif dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh peserta. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif. Para peserta terlihat antusias mengajukan berbagai pertanyaan mengenai perubahan sistem perpajakan, tantangan implementasi Coretax, hingga kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi digitalisasi perpajakan. Diskusi tersebut menjadi salah satu bagian menarik dalam kegiatan karena memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami praktik perpajakan secara lebih mendalam.

Melalui kegiatan NGOPAK ini, Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo berharap mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya perpajakan dalam pembangunan negara. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sistem perpajakan modern. Kegiatan Tax Goes To Campus “NGOPAK” berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat akademik hingga akhir acara. Dengan adanya kegiatan ini, Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo bersama KPP Pratama Sidoarjo Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional dan perkembangan zaman.

Mengawali Langkah Penelitian Akademik: Seminar Proposal Mahasiswa Prodi Manajemen FE UNUSIDA

Mengawali Langkah Penelitian Akademik: Seminar Proposal Mahasiswa Prodi Manajemen FE UNUSIDA

Sidoarjo, 7 Mei 2026 — Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo melaksanakan kegiatan seminar proposal skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir sebagai bagian dari tahapan akademik dalam penyusunan tugas akhir. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Fakultas Ekonomi UNUSIDA dengan suasana yang tertib, kondusif, dan penuh semangat akademik. Seminar proposal menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk mempresentasikan rancangan penelitian yang akan dilakukan sebelum memasuki proses penelitian secara lebih mendalam. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memaparkan latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, metode yang digunakan, serta gambaran teori yang mendukung penelitian mereka. Melalui seminar proposal, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh arahan dan masukan guna menyempurnakan penelitian yang akan dilaksanakan.

Pelaksanaan seminar proposal ini diuji oleh beberapa dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo yang bertindak sebagai dosen penguji dan pembimbing. Para dosen memberikan evaluasi, kritik, serta saran konstruktif terhadap proposal yang dipresentasikan mahasiswa. Berbagai aspek menjadi perhatian dalam proses pengujian, mulai dari ketepatan pemilihan topik, relevansi teori, metode penelitian, hingga kesiapan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian di lapangan. Kegiatan seminar proposal berlangsung dengan suasana akademik yang aktif dan interaktif. Mahasiswa terlihat antusias dalam mempresentasikan ide penelitian mereka, sementara para dosen penguji memberikan arahan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proposal penelitian. Beberapa topik yang diangkat mahasiswa berkaitan dengan manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, perilaku konsumen, hingga strategi bisnis yang relevan dengan perkembangan dunia usaha saat ini.

Ketua Program Studi Manajemen menyampaikan bahwa seminar proposal merupakan tahapan penting yang harus dilalui mahasiswa sebelum melanjutkan penelitian skripsi. Melalui proses ini, mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, menyusun penelitian secara sistematis, serta mempertanggungjawabkan ide penelitian yang telah dirancang. Selain itu, seminar proposal juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah di depan dosen penguji. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo dalam menjaga kualitas akademik mahasiswa, khususnya dalam bidang penelitian. Dengan adanya proses seminar proposal yang dilakukan secara terarah dan profesional, diharapkan mahasiswa dapat menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, masyarakat, maupun dunia bisnis.

Bagi mahasiswa, seminar proposal menjadi pengalaman penting dalam perjalanan akademik mereka. Tahapan ini menuntut kesiapan mental, penguasaan materi, serta kemampuan menjawab berbagai pertanyaan dan masukan dari dosen penguji. Meskipun berlangsung dengan penuh keseriusan, kegiatan seminar proposal tetap berjalan dengan suasana yang mendukung dan membangun semangat mahasiswa untuk terus berkembang. Pelaksanaan seminar proposal Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo berjalan dengan lancar hingga akhir kegiatan. Diharapkan seluruh mahasiswa yang mengikuti seminar proposal dapat menyempurnakan rancangan penelitian mereka dan melanjutkan proses penyusunan skripsi dengan baik serta tepat waktu.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo terus berupaya mencetak lulusan yang berkualitas, kompeten, serta mampu menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akademik dan keislaman.

Langkah Akhir Menuju Gelar Sarjana: Sidang Skripsi Mahasiswa Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi UNUSIDA

Langkah Akhir Menuju Gelar Sarjana: Sidang Skripsi Mahasiswa Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi UNUSIDA

Sidoarjo, 7 Mei 2026 — Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo melaksanakan kegiatan sidang skripsi sebagai salah satu tahapan akhir mahasiswa dalam menyelesaikan studi jenjang sarjana. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat di lingkungan Fakultas Ekonomi UNUSIDA serta diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir yang telah memenuhi persyaratan akademik untuk mengikuti ujian skripsi. idang skripsi ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian yang telah disusun selama proses penyelesaian tugas akhir. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk evaluasi akademik terhadap kemampuan mahasiswa dalam memahami, menganalisis, serta mempertanggungjawabkan penelitian yang telah dilakukan sesuai dengan bidang keilmuan akuntansi.

Dalam pelaksanaannya, sidang skripsi diuji oleh beberapa dosen Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo yang bertindak sebagai dosen penguji dan pembimbing. Para dosen memberikan berbagai pertanyaan, masukan, serta evaluasi terhadap isi penelitian mahasiswa, mulai dari latar belakang, metode penelitian, pengolahan data, hingga kesimpulan yang dihasilkan. Suasana sidang berlangsung serius namun tetap kondusif, sehingga mahasiswa dapat menyampaikan hasil penelitiannya dengan baik. Berbagai topik penelitian yang diangkat mahasiswa menunjukkan perkembangan isu dan fenomena dalam dunia akuntansi, baik yang berkaitan dengan akuntansi keuangan, auditing, perpajakan, sistem informasi akuntansi, hingga akuntansi syariah. Hal tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu mengaitkan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan dengan kondisi nyata yang terjadi di lapangan.

Ketua Program Studi Akuntansi dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sidang skripsi bukan hanya menjadi syarat kelulusan semata, melainkan juga proses pembelajaran yang penting bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, serta kesiapan menghadapi dunia kerja maupun jenjang pendidikan berikutnya. Beliau juga memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah berjuang menyelesaikan penelitian hingga tahap sidang skripsi.

Pelaksanaan sidang skripsi ini turut menjadi bentuk komitmen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo dalam menjaga kualitas akademik dan mutu lulusan. Dengan adanya proses pengujian yang dilakukan secara objektif dan profesional oleh dosen penguji, diharapkan mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang akuntansi. Selain menjadi ajang evaluasi akademik, kegiatan sidang skripsi juga menghadirkan suasana penuh haru dan kebanggaan bagi mahasiswa. Setelah melalui proses penyusunan proposal, penelitian, bimbingan, hingga revisi, sidang skripsi menjadi salah satu langkah akhir yang menandai perjuangan panjang selama menempuh pendidikan di bangku perkuliahan.

Kegiatan sidang skripsi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo berlangsung dengan lancar dan tertib hingga akhir pelaksanaan. Diharapkan seluruh mahasiswa yang mengikuti sidang dapat memperoleh hasil terbaik serta mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia kerja, dan lingkungan sekitarnya. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, serta memiliki integritas dan nilai-nilai keislaman yang kuat dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.